Yuk Simak 3 Cara Investasi Emas yang Mudah dan Aman untuk Pemula

Dikenal mempunyai harga yang relatif stabil, emas dinilai sebagai salah satu instrumen investasi yang menguntungkan. Tidak heran jika banyak orang memilih untuk mengelola keuangannya dengan cara investasi emas sebagai tabungan untuk masa depan. Lantas, bagaimana cara melakukan investasi emas yang mudah dan aman ? Yuk simak selengkapnya berikut ini.

Cara Melakukan Investasi Emas

  1. Emas Fisik atau Batangan

Cara mengelola keuangan dengan investasi emas berbentuk fisik atau batangan adalah yang paling sederhana dan tradisional. Emas bentuk fisik ini sangat likuid, juga mudah dibeli maupun dijual. Bahkan anda dapat membelinya di satu tempat kemudian menjualnya kembali di tempat lain. Adapun tempat yang menjual emas batangan pun ada banyak, seperti bank hingga Pegadaian.

Pegadaian yang merupakan BUMN pada sektor keuangan di Indonesia bahkan menyediakan program bagi masyarakat yang ingin berinvestasi pada emas. Salah satunya yaitu program Cicil Emas, yakni layanan pembiayaan emas batangan yang dilakukan secara cicilan. Dimana anda dapat membeli emas batangan mulai dari 0.5 gram sampai 1 kilogram, dengan uang muka dari 15% hingga 50% dari nilai emas.

Cara investasi emas tersebut ditawarkan dalam jangka waktu angsuran 3 bulan sampai 36 bulan dengan biaya cicilan tetap setiap bulannya. Menariknya, Pegadaian tidak hanya menawarkan satu program saja. Tapi ada juga tabungan emas yang merupakan layanan penitipan saldo emas. Sehingga program program dari Pegadaian ini tentu menjadi cara yang mudah, murah, dan aman untuk berinvestasi.

  1. Emas Perhiasan

Lebih tradisional lagi, sebenarnya ada investasi emas dalam bentuk perhiasan. Cara ini sering dilakukan oleh orang tua zaman dahulu. Dan sampai sekarang masih banyak masyarakat yang melakukannya. Sebab selain berinvestasi, perhiasan emas dapat digunakan sebagai aksesori yang menambah nilai penampilan.

Namun karena kadar karatnya lebih rendah dibandingkan emas fisik berupa batangan, maka emas perhiasan umumnya mempunyai nilai yang lebih rendah pula. Meski begitu, perlu diketahui bahwa pembuatan emas perhiasaan dapat dikenai biaya antara 15% hingga 20% dari nilai emas itu sendiri. Dan biaya pembuatan umumnya tidak akan dihitung ketika anda menjualnya kembali.

Oleh karena itu, cara investasi emas dalam bentuk perhiasan biasanya tidak terlalu banyak mendatangkan keuntungan. Karena harga emas perhiasaan akan turun ketika dijual. Yang membuatnya tetap banyak diminati adalah cara investasinya yang mudah, dan menjualnya pun tidak sulit. Jika tertarik untuk investasi, sebaiknya pertimbangkan perhiasaan yang bentuknya tidak terlalu rumit.

  1. Saham Terkait Emas

Selain emas batang dan emas perhiasan, anda bisa menanamkan modal ke saham yang berkaitan dengan emas. Seperti perusahaan penambang emas atau produsen emas yang menjual sahamnya. Namun tentunya risiko yang akan anda hadapi sama dengan saham pada umumnya, yang mana saham termasuk instrumen investasi yang high risk high return.

Maka dari itu, maka anda tidak boleh melakukannya secara sembarangan. Cara investasi emas dalam bentuk ini membutuhkan analisa yang mendalam. Bahkan jika perlu anda membutuhkan financial planner apabila ingin menggunakan modal besar. Arahan dari financial planner akan membantu anda melakukan investasi saham yang tepat.

Itu dia tiga cara yang dapat dilakukan untuk investasi emas. Jadi investasi emas tidak selalu berbentuk perhiasan saja, namun ada banyak macamnya. Untuk perhiasan bisa anda beli langsung di toko perhiasan, untuk emas batangan sekarang tersedia di Pegadaian maupun bank, dan ada banyak platform yang menyediakan saham terkait emas. Lebih lanjut, anda bisa cek analisatrade untuk informasi menarik lainnya.

 

 

Similar Posts